Selasa, 05 Juni 2012

Beginilah aku memaknai cinta

0 komentar
Cinta adalah kekuatan
Yang mampu mengubah duri menjadi mawar
Mengubah cuka jadi anggur
Mengubah malang jadi untung
Mengubah sedih jadi riang
Mengubah setan jadi nabi
Mengubah iblis jadi malaikat
Mengubah sakit jadi sehat
Mengubah kikir jadi dermawan
Mengubah kandang jadi taman
Mengubah penjara jadi istana
Mengubah amaran jadi ramah
Mengubah musibah menjadi muhibah 
Itulah cinta....
-jalaludin ar rumi dengan berbagai perubahan-
         

Assalamu'alaykum, selamat pagi :), salam semangat !!
membaca puisi indah di atas membuatku berfikir, sedahsyat itukah cinta? seluarbiasa itukah cinta? cinta mampu mengubah segala yang buruk menjadi baik adanya.
sering kali terlintas dalam benak sebenarnya apa si itu cinta? apakah ketika kita merasakan ada suatu getaran atau rasa yang berbeda? atau ketika kita merasa malu dengan apa yang kita alami? lalu apa beda cinta dengan nafsu. bukankah keduanya sangat tipis bedanya?

         ketika aku beranjak remaja aku pernah merasakan sebuah perasaan yang menurutku aneh, entahlah mungkin waktu itu aku belum mengerti perasaan apa itu, yang jelas aku hanya merasa tertarik dengan teman sepermainanku karena kulihat dia baik itu saja, nggak sampai aku berfikir ini cinta atau apa.

        Cinta, sudah ribuan bahkan jutaan pujangga, penyair, atau hanya orang awam mendefinisikannya dengan pengertian yang berbeda-beda, dari yang sederhana hingga yang sangat kompleks. cinta, aku sendiri belum mampu mengartikannya, hingga sekarang, hingga usiaku tak lagi belia.

        Begitu agungnya cinta, hingga banyak versi dalam memaknainya. apakah cinta yang sesungguhnya itu? cinta pada manusia? cinta pada benda? atau cinta pada Allah.
     
       Lalu, bagaimana aku memaknai cinta meurut versi diriku? aku adalah awam yang belum mengerti apa-apa begitulah adanya, tetapi ketika cinta datang orang yang tak tahu apa-apa pun mendadak menjadi tahu apa-apa. ketika bicara cinta, aku diam, berfikir, tentu sekarang aku bukan lagi remaja ababil umur 14 tahun yang masih hebring ketika melihat orang yang ditaksir. lebih dari itu, aku adalah seorang remaja menuju dewasa berumur 18 yang sudah seharusnya dan semestinya bisa menempatkan sesuai tempatnya ketika ada sesuatu yang dulu dirasa asing hadir dalam benak.

       aku rasa sekarang sudah bukan waktuku bermain-main dengan semua ini, ketika cinta mampu menjungkirbalikkan keadaan, namun ada sisi lain dari cinta yang menurutku istimewa, yea ! memang tak bisa dipungkiri bahwa cinta itu begitu istimewa bukan?

        ada beberapa jenis cinta menurut versiku :
1. Cinta kepada manusia
     ketika cinta pada manusia merasuki jiwa, segala apa yang ada pada orang yang kita cintai seolah-olah begitu istimewa, cinta ini menurut sebagian orang indah dirasa. sebagai perwujudannya adalah kehadiran seseorang dengan status "pacar". status yang sudah ngetren dari jaman bahuela itu sangat digandrungi remaja masa kini. akupun tak bisa memungkiri jika dulu aku pernah menginginkan hal itu (astaghfirullah). sebenarnya apa yang mereka inginkan dari ikatan yang tak halal itu? ikatan yang melontarkan janji-janji semu.. ikatan yang tak pasti. bukankah Allah telah mempersiapkan seseorang yang terbaik untuk kita? apakah kita meragukannya? bukankah setiap bagian tulang rusuk yang hilang itu akan dikembalikan kepada pemiliknya dan tak mungkin akan tertukar? mengenal bukan berarti dengan pacaran kan? sungguh kenapa  kita sampai menggadaikan dan menduakan cinta kita kepada pemilik cinta yang haq? sebenarnya ini cinta atau nafsu belaka? bukankan semuanya sudah diatur dalam Al-Qur'an sedemikian hingga untuk mempermudah kita? salah satu ayat dalam Al-Qur'an yang berbunyi laki-laki keji untuk perempuan keji dan laki-laki baik untuk perempuan baik, itu janji Allah.  astaghfirullah

2. Cinta kepada harta benda
    Manusia merupakan makhluk yang tidak terbatas, kebutuhan manusia merupakan kebutuhan mematikan yang tak ada habisnya. kok bisa? kita lihat contoh simplenya, sekarang ini barang-barang kebutuhan primer sudah tak lagi diorientasikan untuk memenuhi kebutuhan semata, ada unsur tersier yang terselip, media penyalur kesombongan akan harta kekayaan yang dimiliki sampai sebagai penggadai harkat dan martabat manusia di mata Allah sebagai makhluk terindah. ada sebuah hadis yang mengatakan "andai anak adam diberi stu lembah emas, niscaya dia akan meminta yang kedua hingga tanah menyumpal mulutnya (mati)" na'udzubillah... begitulah cinta yang membutakan, cinta yang mengantarkan pada kegelapan, cinta pada harta yang jelas tidak akan kita bawa ketika kita meninggalkan dunia.

3. Cinta pada sesama karena Allah
    Alangkah indah ketika kita saling mencintai antar sesama tanpa membeda-bedakan siapa kita. jenis kelamin, ras, dsb. ketika cinta kita berlabuh pada sang Maha Cinta, cinta kita memperkuan ukuwah, cinta yang diridhoi..

4. Cinta kepada Allah
    yang satu ini yang aku sendiri masih merasa belum sepenuhnya menjalani (astaghfirullah), cinta kepada Allah, cinta yang haq, cinta dari semua cinta berlabuh. bukankah semua terasa indah ketika kita mensyukuri apa yang kita punya. cinta kepada Allah dengan melaksanakan apa yang memang sudah diperintahkannya. apalah daya upaya diri ini tanpa cintaNya? bukankan Dia begitu cinta kepada kita? tetpai kita yang seringkali kufur akan nikmatNya? apa yang telah aku lakukan? ketika hatiku terasa sesak akan perasaan kepada seseorang yang belum halal dan belum pantas aku pikirkan, dimana rasa maluku kepada Allah?
aku masih sering kali menduakan cinta yang haq, masih jauh dari kata ta'at.. maafkan aku Ya Rabb..
"dan kepada-Nya lah dikembalikan urusan-urusan semuanya, maka sembahlah Dia, dan bertakwalah kepada-Nya"

     cinta, begitu rumit, tetapi beginilah aku memaknai cinta, bukankah dengan hadirnya perasaan kagum itu adalah suatu anugerah yang musti kita syukuri? perasaan itu adalah anugerah yang harus kita jaga, kita rawat hingga tiba waktu kita melabuhkannya kepada orang-orang yang telah Allah pilihkan untuk kita, bukan kita sendiri yang dengan enaknya merusak dan mengotori. cintaku pada sesama, cintaku pada seseorang, cintaku pada Allah biarlah tertanam dan aku sendiri yang memknainya. hingga waktu itu tiba ketika aku benar-benar bisa mengartikan, waktu ketika aku bisa menyadari bahwa cinta itu hanya milik-Nya dan kembali ada-Nya, Allah ..

    Cinta, satu kata yang menggelembungkan beribu masalah. Cinta juga mampu menyajikan beribu kenikmatan dan keindahan di kehidupan manusia. Tinggal manusia itu sendiri, bisakah ia menerapkan cinta dengan tepat? cinta yang benar mampu memberikan warna indah dan menyejukkan hati, sebaliknya cinta yang salah hanya menorehkan keindahan semu yang sejatinya hanya merobek dan mengoyak ketentraman hati. Begitulah, cinta yang diawali dengan benar akan bermuara pada kebahagiaan. pada hakikatnya antara cinta dan nafsu terlapis perbedaan tipis, keduanya bisa menyeret pada kehancuran dan carut marutnya hati serta kehidupan manusia. Adapun hawa nafsu, maka sungguh dia adalah musuh diri yang membinasakan.

     Wallahua'lam bishawab ..

Jumat, 01 Juni 2012

#poem part 16 (Langit)

0 komentar

Aku suka ketika langit manampakkan keindahan
Aku suka ketika angin bermain semilir
Aku suka ketika senyum sinar surya menguning di sebelah barat
Namun ku tak suka
Bila ku hanya termenung saja di depan pintu
Ah.. aku bukan termenung..
Aku akan berkarya walau dalam kosong
Dalam termenungku, tetap ku bersyukur pada Illahi Robbi
-Adi wibowo-

Jumat, 25 Mei 2012

Aku dan Langit (siluet diri)

0 komentar
Bagiku, berbicara tentang alam merupakan hal yang istimewa, terutama langit. aku suka melihat langit menunggui matahari beranjak atau tenggelam perlahan, menggantung mimpi pada lorong bercahaya dan memandang mutiara bening menggantung bak lampion bercahaya di ujung rumput.
Langit, tak ubahnya perasaan dan hati manusia, hati yang ceria bak langit cerah bercahaya, hanya selarik cirrus tipis menghias, menampakkan keindahan yang menakjubkan.
hati yang sendu sembilu bak langit kelabu yang siap menerjunkan berjuta titik kedamaian, memancarkan kilatan bercahaya, menderukan gemuruh teduh.
Malam mengundang bukan berarti langit sirna
Dia bahkan mengundang berjuta keindahan
Bintang, Rembulan, pelangi
Kadang, ketika langit berubah pekat memang terlihat sedikit manakutkan
tetapi inilah hidup, tak selamanya terang
setelah siang pasti berganti malam
malampun mengalah pada siang ketika tiba waktunya
semua telah diatur sedemikian rupa untuk mencapai keserasian
bukankah setelah hujan badai pasti langit biru cerah?
itulah janjiNya
Setelah kesulitan pastilah ada kemudahan
selama ada cahaya siluet tak kan pernah terlepas dari tubuh
kemanapun kaki melangkah siluet itu akan mengikuti
siapakah siluet itu??
tak lain tak bukan, siluet itu....
diri kita sendri
sahabat dan musuh terbesar yang akan terus menemani
hingga akhir nanti

and this is my collection, all of about the sky


28 Maret 2012


29 Maret 2012


21 Mei 2012


21 Mei 2012


@Vredeburg Fort


Blue sky above my hostel


@Yogyakarta state University



hostel's main yard


in front of my hostel :)



on the other hand i love beach very much, i love when the wind flew hit my face...

@parang tritis beach


@depok beach




thanks to
Noora Emiriyya Khulda and Taqiya Nur Fauziah as a Photographer
Model : Arifiartiningsih (me), Taqiya Nur Fauziah, Nihayatul Ivadah, Ayun
Place : hostel, tambak boyo dan, vredeburg fort, parangtritis and depok beach

Minggu, 20 Mei 2012

walimatul 'ursy (Bersabar dalam diam)

0 komentar
Jika kau belum siap melangkah dengan seseorang, cukup cintai ia dengan diam...
Karena diammu adalah bukti cintamu padanya
Dengan begitu kau telah memuliakan dirinya 
Karena kau tak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang dan tak merusak kesucian dan penjagaan hatinya
Diammu sungguh telah memuliakan dirinya, dan dirimu juga akan terjaga
Sebagaimana Fatimah dan Ali bin Abi Thalib yang diam dalam cinta namun akhirnya mereka bersanding di pelaminan
Bersabarlah dalam diammu, karena tulang rusuk tak kan pernah tertukar

      Beberapa waktu lalu seorang ukhti mengirim pesan singkat sederhana itu, sederhana memang tetapi dalam... bagiku pribadi yang tak begitu mengerti bahkan sama sekali tak mengerti tentang serba-serbi pernikahan hal tersebut adalah hal dimana kita harus benar-benar mematangkan pemikiran ketika akan mengambil keputusan yang menyangkut hal ini. Proses mencari jodoh dalam islam sudah di atur sedemikian rupa untuk menjaga dan mempermudah umat bukan seperti membeli kucing dalam karung kita tak mengetahui bagaimana rupa kucing itu, apakah kucing jalanan atau rumahan.

      kemarin ini aku menghadiri pesta pernikahan teman satu asrama di klaten, melihat mereka tenteram dirasa. ketika sebuah ikatan suci terjalin, ketika ikrar kehidupan terucap dari jiwa yang suci, dan ketika dua hati menyatu...
to be continued...

waah tulisannya ketunda beberapa hari nih, hari ini senin 2 april 2012. selamat malam...
nerusin masalah diatas yaitu walimatul 'ursy, berbicara tentang walimah itu sebenernya nyesek en kata temen-teman si....... bikin ngiri hahaha (ari!! kamu masih cimbling semester dua inget itu, nggak usah mikir gituan dulu! kuliah yang bener haha). lanjut yuuk, kemarin kan ceritanya sampai ketika aku menghadiri wlimahan temen asrama di klaten. wah sebenernya aku uda nggak mau berangkat, coz kemarinnya kan abis nyungsep sua kali so badan sakit semua, tapi di hatiku yang paling dalamm memaksaku untuk ikut.
akhirnya dengan berbekal niatan ingin silaturahim aku meluncur ke klaten nebeng si isna haha ooopss..



on the way :)
               
             Perjalanan yang singkat, di jalan cuma jeprat-jepret sekali dua kali sampai deh di klaten dan disambut dengan senyuman ramah bapak-bapak dan mas-mas. setelah rapi-rapi sedikit kita siap deh buat masuk ke tenda biru..

       rombongan kami sekitar selusin gadis dari jogja masuk dengan anggunnya kedalam tenda biru yang sudah berisi para tamu undangan, di dalam tenda kulihat dua sejoli bersanding dengan penuh senyuman kebahagiaan. langsung pada ribut manggil-manggil pengantin cewek layaknya manggil-manggil artis papan atas. dia terlihat begitu bahagia, kita semua langsung pada ribut waaaaaaaaaaaa so sweet.

      rombongan mendapat sambutan hangat dari keluarga dan langsung dipersilahkan duduk di serambi mushola. setelah ngobrol-ngobrol dikit dengan ibu dari pengantin putri... taraaaaaaaaaaaaaa makanan datang dan semua begitu antusias *maklum dari jogja belum sarapan buuu (malu-maluin si sebenernya).
         stelah waktu sela dan para tamu sudah selesei berfotoria tiba giliran rombongan kami foto bersama kedua mempelai deh, satu dua tiga, dan gini nih ulah pengantin abad 21 narsisnya melebihi tamu-tamunya, baru deh aku liat ada pengantin senarsis mereka, gokill, seru :)


semoga menjadi keluarga yang diberkahi, langgeng hingga maut memisahkan :)
setelah itu pulang deh ke jogja :) beli jus sunkis seger bareng isna :*

Selasa, 15 Mei 2012

me and sociology

0 komentar
Assalamu'alaykum...
me and sociologi, lho ada apa diantara aku dan ilmu yang satu ini?? mau tau? cekidoooott..
tantu ada apa-apa ketika aku menulis tentang aku dan sosiologi, yaiyalah secara sekarang ini aku mahasiswi sosiologi getoh, kenapa aku memilih sosiologi?? ceritanya begituu panjang, dan semoga dengan tulisan ini bisa memberikan seklumit pencerahan buat yang mau baca sampe selesei :)

semua bermula ketika aku kelas tiga SMA, waktu itu semua siswa sedang heboh-hebohnya ngobrolin mau lanjut kemana tak terkecuali aku, hebring cari info ngalor-ngidul muter-muter jungkir-balik sana-sini (lho kok jadi lebai gini si rikk).
waktu itu masa dimana aku dilanda galau berkepanjangan, ketika aku harus memilih mau lanjut kemana setelah lulus SMA kegalauan ini bahkan melebihi tantangan Ujian Nasional yang waktu itu mempunyai sistem yang bertambah rumit. yang soalnya lima macam lah yang pake syarat ini itu lah.
ketika itu ada pendaftaran jalur SNMPTN undangan (dulunya PMDK) karena sekolahku termasuk sekolah RSBI jadi setiap kelas memiliki kesempatan untuk mendaftarkan 75% dari jumlah keseluruhan siswa, tapi karena ternyata angkatanku masih SSN jadi yaa cuma 50%, hampir aja nggak masuk tapi dengan izin Allah aku masuk jalur undangan. disini kita berkesempatan memilih enam prodi dari dua perguruan tinggi negeri wooooww langsung hebring mau ambil apa. aku berfikir, meminta saran orang tua, saudara, teman, dll. akhirnya aku abil UNY: PGSD, pend. bahasa inggris, pend. sosiologi dan UNNES: PGSD, pend. sosiologi, pend, Akuntansi bismillah berkas dikirim lewat guru BK. sampai pada saat pengumuman, sore itu aku stand by di depan komputer dari jam lima menunggu pengumuman jam tuju. istirahat, sholat, balik lagi ke depan komputer, hingga tiba waktu pengumuman, dengan mengucap bismillah aku membuka laman resmi SNMPTN, dan tenyata aku belum lolos. seketika sms membanjiri handphone temen-temen pada nanya diterima apa nggak, akupun menanyakan sebaliknya kepada mereka, mereka banyak yang sudah diterima di UI, UNPAD, UGM, UNY, UNNES, dan aku? belum rezekinya (begitulah aku mencoba berdamai dengan rasa tak ikhlas).

            SNMPTN undangan berlalu, aku mendaftar SNMPTN tulis sesuai mekanisme yang ditentukan, datang ke bank, dapat pin, dan ngisi data di internet. beralih dari PGSD aku mengambil ujian IPS dan memilih UNNES : pend. sosiologi dan antropologi UNY : pend. bimbingan dan konseling. ............... untuk antisipasi mbakku menyarankanku mendaftar UIN Sunan Kalijaga jalur reguler, aku menerima begitu saja. posisiku pada waktu hari pengumuman sedang berada di bekasi nganter mbah uti ke tempat bulik. aku stand by di depan laptop menanti jam pengumuman, aku diam harap-harap cemas menantinya. ketika pengumuman tiba aku membukanya dengan cara yang sama dengan caraku membuka pengumuman undangan lalu. dan eeng ingg eeeeng, aku belum lolos belum rezeki (kembali berdamai). dan otomatis esok hari aku harus langsung pulang ke wonosobo karena lusa harus mengikuti tes UIN Sunan kalijaga. esok hari aku langsung pulang, sampai wonosobo langsung berangkat ke jogja. beneran suasana hati waktu itu sungguh tak menentu, sudahlah aku pasrah aku masih berusaha berdamai dengan perasaan, mencoba menerima, dan memantapkan hati kalau UIN adalah langkah terakhirku dalam perjuangan ini. sampai di jogja aku masih berusaha mengerjakan soal (yang kebanyakan soal agama) sebisaku saja. aku disarankan mengambil jurusan sosiologi oleh masku, awalnya aku ingin ambil perpustakaan dan komunikasi, tetapi aku menerima saran dari kakakku.
seusai tes itu aku dihadapkan pada penantian yang begitu panjang, melakukan aktivitas rumahan dengan diiringi do'a, berserah diri kepada Allah, memantapkan hati, mengikhlaskan keadaan.
          tiba saat hari pengumuman, karena di rumahku tidak ada jaringan internet aku berniat menunggu esok, eh tau tau ada telefon dari mbaknya mbakku yang di jogja, aku diterima, entah kenapa usahaku untuk berdamaii dengan perasaanku seketika rontok, ada seklumit rasa tak ikhlas yang kupaksakan untuk menjadi ikhlas. Alhamdulillah setidaknya aku masih bisa mengucap itu dan memang seharusnya aku mengucap itu.

          OK aku diterima di UIN otomatis aku akan kuliah di UIN, dulu sempat ada keinginan untuk kuliah di UIN tapi aku ingin mengambil jurusan PAI tapi dapetnya ini yaa ok aku mencoba menerima. ketika aku menjalani hari-hari menanti daftar ulang, ada sebuah berita mengejutkan. bapak pulang dari kantor desa tergopoh-gopoh membawa amplop putih, beliau memintaku membaca isi surat yang ternyata dari UNNES dengan teliti. dan seketika hatiku yang telah kupaksakan mantap kuliah di UIN goyah dan ambruk. aku diterima sebagai calon mahasiswa cadangan di UNNES,, Ya Allah ada rahasia apa dibalik semua ini? aku berfikir sejenak, memantapkan (lebih tepatnya memaksakan) hati untuk tetap di UIN, tetapi bapakku memberi saran ya coba lapor diri siapa tau diterima, bapak memang dari dulu menginginkanku kuliah di UNNES. ok aku mau, aku meminta masku mendaftarkan ulang ke website UNNES dan keesokannya adalah pengumuman.

        sore itu bapak dan ibu pergi ke bekasi untuk menjemput mbah uti, aku dirumah sendiri, keesokan harinya disaat pengumuman, aku meminta tolong masku untuk membukakan pengumuman di internet, tetapi dia tidak membukanya dan masih menyarankan kepadaku untuk kuliah di UIN. galau tingkat angkasa melanda, aku mengontak temen yang sudah diterima di UNNES mintol untuk membukakan pengumuman, dan hasilnya aku diterima, ya! aku diterima, hatiku meluap, melonjak, senang tentu, bukannya ini yang aku inginkan?

         aku mengabari bapak lewat telepon, gimana baiknya, beliau berunding dengan om, dan katanya terserah aku kan sama-sama negeri sama-sama baiknya. wah hatiku berkata UNNES UNNES UNNES keinginanku didukung sepupuku, dia juga menyarankanku untuk kuliah di UNNES, bapak akhirnya juga mengizinkan, huaaaa bahagia, aku mengabari teman-teman yang sudah diterima di UNNES bahwa aku akan segera menyusulnya.

         dan semua berubah ketika bapak pulang dari bekasi, pada malamnya aku masih menanyakan untuk memantapkan bolehkan aku kuliah di UNNES, beliau memantapkan BOLEH. tapi paginya ketika beliau sudah transit di rumah om wonosobo, dan menelfon tiba-tiba beliau berubah pikiran aku disuruh kuliah di UIN dengan berbagai alasan. angan yang telah ku bangun tiba-tiba saja ambruk berserakan. tapi aku hanya mampu berkata "nggih" tak ada yang lain, semuanya sudah cukup, aku tak ingin mengombang-ambingkan hatiku, aku akan menerima, mencoba mengikhlaskan, dan melepaskan keinginan yang berujung hanya pada nafsuku belaka.

       ok bismillah aku menerimanya, aku kuliah di UIN Sunan Kalijaga. jurusan Sosiologi...
pada awalnya perasaan tak ikhlas hadis menelusup di setiap hariku, negative thinking akan jurusan ini bersarang di kepala, tapi apa aku akan terus begini? terpuruk dalam sangkar besi yang kiciptakan sendiri? TIDAK, aku mulai bangkit, mulai berusaha mencintai sosiologi sebagai bidang yang aku geluti. aku yankin semuanya butuh proses dan aku sedang menjalani proses ini proses untuk menjadi orang yang lebih baik.

        tak disangka, disini aku bertemu orang-orang yang sangat luar biasa, lebih dari yang aku kira. akan kuceritakan di lain waktu mungkin :)
       semua hanya butuh waktu, proses itu penting, dan aku akan menjalaninya melalui berbagai tantangan di depan, dan AKU PASTI BISA.


Terkadang apa yang menurut kita baik itu belum tentu baik untuk kita, malah terkadang justru itu buruk untuk kita, dan sebaliknya, jadi jangan melihat dengan kacamata kuda, lihatlah secara obyektif agar kita tahu ada sisi lain yang baik untuk kita :)


Rabu, 02 Mei 2012

Lembaran Kecil dari seorang Mahasiswa

0 komentar

Aku yang di sanjung karena gelarnya,
Gelar sang perubahan,
Aku yang di harapkan pola pikirnya,
Aku yang dinanti pengabdiannya,

Mahasiswa,
Seolah tak pernah terpikirkan gelar itu disematkan padaku,
Ketika dulu hanya semacam mimpi,
Namun, perjuangan orang tua mengamanatkan gelar itu padaku
Kini, semua ada pada pundakku,
Harapan, cita-cita orang tua bersemayam dalam pundakku,

Aku yang berteriak akan pertanyaan-pertanyaan konyol,
Ulasan-ulasan ilmiah,
Tulisan-tulisan ilmiah, bahkan teriakan di jalan ,
 Hanya demi kebenaran ilmiah dalam versi mahasiswa
Ya, versi mahasiswa yang selalu menyakitkan bagiku, ketika segelintir orang menganggap remeh dan tak berguna
 Pertanyaan-pertanyaanku yang sering terhalang dinding keras,
Seruanku yang terhalang angin besar,
Tulisanku yang terhalang debu,

Namun, aku lah mahasiswa
Akan kubahagiakan orang tuaku dengan gelar lanjutan setelah gelar “mahasiswa”
Pun pengabdianku setelahnya.
-adi wibowo-

Jumat, 27 April 2012

Melodi masa lalu (jaman SD)

0 komentar
Kalo aku lihat-lihat kumpulan lagu ini cocok buat nagjar di TPA 
mudah dan nadanya juga semangat
adik-adik TPA pasti suka
ustadz dan ustadzah silahkan mencoba

Buah-buahan

Kawan bila kau makan buah
Pasti berbeda-beda rasanya
Ada rasa asam juga rasa manis
Serta ada yang manis-manis asam
Sawo matang manis-manis rasanya
Buah asam asam rasanya
Kalo buah mangga manis asam rasanya
Semua dengan rasa yang tidak sama
Pohonnya dari tanah yang sama
Disiram dengan air serupa
Kenapa rasanya jadi beda
Itulah tanda kebesaran-Nya
Dialah Allah Yang maha pengasih
Dialah Allah Yang maha pencipta

Mari Belajar

Wahai kawanku sayang mari kita belajar
Karna itu kewajiban bagi orang beriman
Teman janganlah malas dalam menuntut ilmu
Ilmu itu bekal kita tuk di masa depan
Rasulullah pernah bersabda
Menuntut ilmu wajib bagi semua
Ilmu dunia ataupun akhirat
Semua dapat pahala
Pepatahpun mengatakan
Menuntut ilmu sejak di buaian
Mari kawan dan jangan lalaikan
Slama da kesempatan

Allah itu indah

Allah menyukai keindahan 
Segala sesuatu telah diciptakan
Dari air di laut sampai bintang di langit
Semuanya ciptaan Allah
Biru air laut busa mengembang
Hijau tumbuhan pancar kesuburan
Gunung di balik awan kokoh terpandang
Jernih air diantara bebatuan
Berkumpul rasa memuja damai di hati
Meresapi indah alam raya ini
Semua tentu diciptakan sia-sia
melainkan ada maksud tuannya

Aku Cinta Allah

Aku cinta Allah
Allah menyuruh kita mencintai
Cinta orang tua dan cinta keluarga
Serta cinta pada sesama
Di dalam Al-Qur'an
Orang beriman itu bersaudara
Bila kita mengaku orang yang beriman
Berarti kita saling saudara

nha empat lagu itu bisa jadi referensi buat ngajar ato buat adik-adik di rumah :) <3
 

Alamanda Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template